Bintan, 10 Juni 2026 – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan studi tiru ke Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bintan dalam rangka memperdalam pemahaman terkait optimalisasi pendapatan bunga atas penempatan uang pemerintah daerah dalam bentuk deposito. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat BKAD Kabupaten Bintan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Tantawi Jauhari, MM, yang didampingi oleh jajaran Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Direktur BPR Indragiri Hilir, serta unsur terkait lainnya yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir disambut hangat oleh jajaran BKAD Kabupaten Bintan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi sebagai wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antar pemerintah daerah.
Kegiatan diawali dengan pemaparan mengenai kebijakan pengelolaan kas daerah yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan. Dalam pemaparan tersebut disampaikan berbagai strategi pengelolaan arus kas, perencanaan kebutuhan likuiditas daerah, mekanisme penempatan dana deposito, pengendalian risiko, hingga sistem pengawasan yang dilakukan untuk memastikan keamanan dan optimalisasi dana pemerintah daerah.
Pada sesi diskusi, berbagai pengalaman dan praktik terbaik dibagikan oleh BKAD Kabupaten Bintan terkait pengelolaan dana daerah yang belum digunakan dalam jangka waktu tertentu sehingga dapat ditempatkan pada instrumen deposito sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi daerah melalui peningkatan pendapatan bunga tanpa mengganggu kebutuhan operasional maupun pelaksanaan program pembangunan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memperoleh berbagai informasi, wawasan, dan referensi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan kas daerah yang lebih produktif. Berbagai masukan yang diperoleh diharapkan dapat mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan dana daerah yang lebih efektif dan terukur.
Kehadiran Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir serta Direktur BPR Indragiri Hilir dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam mendukung upaya peningkatan kapasitas fiskal daerah. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan keuangan daerah yang semakin baik.
Selain menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kapasitas kelembagaan, kegiatan studi tiru ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama antar daerah. Semangat berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan membangun jaringan kerja sama yang ditunjukkan selama kegiatan berlangsung menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan daerah yang semakin dinamis.

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui BKAD akan terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan dalam pengelolaan keuangan daerah guna mewujudkan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan pengelolaan keuangan yang semakin optimal, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat, pelayanan publik semakin berkualitas, serta pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan demi terwujudnya Kabupaten Indragiri Hilir yang maju, bermarwah, dan sejahtera.